Distributor Go-Up Speed Parasut Practice Medium Grosir

Tuesday, October 8th 2019. | Uncategorized

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur

PENGARUH LATIHAN DENGAN MENGGUNAKAN PARASUT

Latihan adalah proses di mana seorang atlet dipersiapkan untuk performa tertinggi. Tujuan latihan adalah untuk meningkatkan kemampuan atlet dan bekerja kapasitas untuk Optimize kinerja atlet. Parasut (speed chute) adalah alat olahraga yang memungkinkan untuk memaksimalkan akselerasi dan kecepatan akhir melalui perlawanan progresif dan latihan dengan kecepatan lebih jauh. Perlawanan memungkinkan Anda untuk memperbaiki panjang dan frekuensi langkah. Tujuan Latihan Parasut adalah meningkatkan kekuatan dan kekuatan berlari dan memperbaiki panjang langkah, tingkatkan panjang langkah awal dan balik pada kecepatan tinggi meningkatkan kecepatan awal dan transisi ke kecepatan tertinggi.

Kecepatan merupakan salah satu komponen biomotor yang diperlukan dalam setiap cabang olahraga. Kecepatan sebagai hasil perpaduan dari panjang ayunan tungkai dan jumlah langka. Kecepatan dipengaruhi oleh teknik gerak yang dilakukan, sehingga fungsi dari teknik adalah untuk memperbanyak frekuensi gerak dan mempercepat waktu reaksi. Lari sprint (cepat) adalah lari dimana atlet harus menempuh jarak dengan kecepatan maksimal mungkin. lari sprint 60 m adalah lari yang diusahakan atau dilakukan dengan secepat-cepatnya (kecepatan maksimal) mulai dari start sampai finish dalam waktu sesingkat-singkatnya untuk menempuh jarak 60 m menggunakan kecepan maksimal.

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh latihan parasut terhadap kecepatan lari 60 m. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 2 oktober 2017 pengambilan pre-test dan pengambilan post-test pada tanggal 6 desember 2017 yang dilaksanakan di Lapangan Atletik Koni Jatim.

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasannya , maka hasil dari penelitian ini adalah (1) Hasil rata-rata pre-test 10,3941 dengan prosentase 50% dan hasil rata-rata post-test 10,2771 dengan prosentase 50%. (2) Hasil rata-rata pre-test 10,32 post-test 10,17 kelompok treatment. (3) Hasil rata-rata pre-test 10,46 post-test 10,37 kelompok kontrol. (4) Hasil peningkatan kelompok treatment adalah 0,15, sedangkan kelompok kontrol adalah 0,90. (5) Ada tidaknya peningkatan dari pre-test post-test adalah 1,1 %. (6) Hasil uji t atau Thitung adalah 2,12197952. Kesimpulanya adalah ada pengaruh latihan parasut terhadap kecepatan lari 60 m yang cukup antara kelompok treatment dan kelompok kontrol pada anggota ekstrakulikuler atletik SMP Dr. Soetomo Surabaya

Distributor Go-Up Speed Parasut Practice Medium Grosir

Latihan adalah proses di mana seorang atlet dipersiapkan untuk performa tertinggi. Tujuan latihan adalah untuk meningkatkan kemampuan atlet dan bekerja kapasitas untuk Optimize kinerja atlet. Parasut (speed chute) adalah alat olahraga yang memungkinkan untuk memaksimalkan akselerasi dan kecepatan akhir melalui perlawanan progresif dan latihan dengan kecepatan lebih jauh. Perlawanan memungkinkan Anda untuk memperbaiki panjang dan frekuensi langkah. Tujuan Latihan Parasut adalah meningkatkan kekuatan dan kekuatan berlari dan memperbaiki panjang langkah, tingkatkan panjang langkah awal dan balik pada kecepatan tinggi meningkatkan kecepatan awal dan transisi ke kecepatan tertinggi.
Kecepatan merupakan salah satu komponen biomotor yang diperlukan dalam setiap cabang olahraga. Kecepatan sebagai hasil perpaduan dari panjang ayunan tungkai dan jumlah langka. Kecepatan dipengaruhi oleh teknik gerak yang dilakukan, sehingga fungsi dari teknik adalah untuk memperbanyak frekuensi gerak dan mempercepat waktu reaksi. Lari sprint (cepat) adalah lari dimana atlet harus menempuh jarak dengan kecepatan maksimal mungkin. lari sprint 60 m adalah lari yang diusahakan atau dilakukan dengan secepat-cepatnya (kecepatan maksimal) mulai dari start sampai finish dalam waktu sesingkat-singkatnya untuk menempuh jarak 60 m menggunakan kecepan maksimal.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh latihan parasut terhadap kecepatan lari 60 m. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 2 oktober 2017 pengambilan pre-test dan pengambilan post-test pada tanggal 6 desember 2017 yang dilaksanakan di Lapangan Atletik Koni Jatim.
           

Distributor Go-Up Speed Parasut Practice Medium Grosir

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasannya , maka hasil dari penelitian ini adalah (1) Hasil rata-rata pre-test 10,3941 dengan prosentase 50% dan hasil rata-rata post-test 10,2771 dengan prosentase 50%. (2) Hasil rata-rata pre-test 10,32 post-test 10,17 kelompok treatment. (3) Hasil rata-rata pre-test 10,46 post-test 10,37 kelompok kontrol. (4) Hasil peningkatan kelompok treatment adalah 0,15, sedangkan kelompok kontrol adalah 0,90. (5) Ada tidaknya peningkatan dari pre-test post-test adalah 1,1 %. (6) Hasil uji t atau Thitung adalah 2,12197952. Kesimpulanya adalah ada pengaruh latihan parasut terhadap kecepatan lari 60 m yang cukup antara kelompok treatment dan kelompok kontrol pada anggota ekstrakulikuler atletik SMP Dr. Soetomo Surabaya.

Ar-punch telah melalui penelitian panjang di waseda university dan Institut teknologi bandung. Ar-speed terbuat dari bahan berkualitas dan dirancang untuk memberikan manfaat dan kenyamanan optimal bagi penggunanya. Ar-speed dirancang sehingga memberikan manfaat maksimal terhadap teknik dan otot yang digunakan saat sprint atau berlari. 

Manfaat menggunakan Ar-speed (sprint resistance): 

  • meningkatkan kemampuan otot untuk berlari kencang dengan memberikan hambatan horizontal. Latihan ini sebanding dengan berlari menaiki bukit atau berlari dengan beban. Untuk mendapatkan hasil maksimal (gaya tarik yang besar), cukup tingkatkan kecepatan, , anda maka hambatan yang anda dapatkan akan semakin besar (lihat persamaan di bawah).

Beberapa kelebihan utama Ar-speed dibandingkan dengan model lama adalah:

  • Memberikan beban lebih besar. karena titik ikat ke badan jauh dari COM (center of mass) atau titik pusat badan yaitu pusar, sehingga hambatan yang didapatkan akan lebih besar dibandingkan dengan saat diikat di pinggang (dekat pusar). Hal ini disebabkan karena gaya yang diberikan pada titik jauh dari COM akan meningkatkan torsi yang menghasilkan hambatan yang lebih besar walaupun dengan parasut yang sama. (lihat ilustrasi)


tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Artikel lain Distributor Go-Up Speed Parasut Practice Medium Grosir