Harga Papan Demo Taekwondo Murah

Saturday, May 25th 2019. | Uncategorized
Harga Papan Demo Taekwondo Murah

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Papan Demontrasi dan Atraksi digunakan oleh banyak para praktisi beladiri di dunia untuk menunjukan kebolehan/kemampuannya dalam hal speed, Timing, Fokus dan Agility (kelincahan, dalam hal ini praktisi beladiri menghancurkan benda yang dijadikan objek sasarannya dengan cara meloncat ke udara dengan menggunakan tendangan, atau mumukul atau menendangnya tanpa harus loncat di udara).

Papan ini didesain khusus untuk keperluan Demonstrasi dan Atraksi Beladiri biasanya digunakan untuk beladiri Taekwondo tapi tidak sedikit juga digunakan untuk acara2 seminar motivasi dan pengembangan diri. Pada umumnya ukuran standard ketebalan papan yang sering diminta adalah 88 mm. Ketebalan ukuran papan ini sudah standar dan Umum digunakan untuk acara2 yang diadakan oleh perguruan2 Taekwondo. Tetapi walaupun demikian ada juga permintaan dari pihak tertentu yang menginginkan ketebalan papan yang berbeda dari yang umum digunakan seperti papan yang mempunyai tebal 6mm dan 20 mm. Untuk yang tipe ukuran tebal ini (6mm dan 20 mm) kami hanya menyediakan jumlah stok yang terbatas, atau dengan kata lain Customer diwajibkan Pre-Order dulu, dengan lama pembuatan 1-2 minggu. Biasanya kami hanya menyediakan papan Demonstrasi dan Atraksi untuk ukuran 88 mm atau 10 mm saja, tentunya customer harus menanyakan terlebih dahulu untuk ukuran berapa tebalnya yang ready stock (88 mm atau 10 mm)

Teknik Cara Mematahkan dan Meremukkan Benda-Benda Keras

Teknik meremuk/mematahkan/menghancurkan benda/objek keras hanya merupakan salah satu bagian kecil dari Latihan Seni Beladiri, dimana dalam teknik ini sebenarnya merupakan peragaan kecepatan dan tenaga yang dapat dicapai oleh tubuh lewat serangkaian proses latihan yang panjang dan melelahkan. Seorang praktisi Seni Beladiri harus mampu memusatkan dan membangkitkan segala kekuatannya terhadap objek yang akan diremukkannya. Bila muncul keraguan dalam dirinya akan kemampuan meremukkan benda tersebut, bahkan sebelum dia melakukan pukulan, maka keraguan yang muncul tersebut mau tidak mau, suka tidak suka  akan mengurangi kekuatannya dalam memukul, dan kalau sudah begitu tentunya objek yang akan dijadikan sasaran memukul pastinya tidak akan remuk. Pada prinsipnya bisa tidaknya objek tersebut remuk atau hancur, itu tergantung dari pemusatan  dari pikiran kita. Takut akan sakit biasanya membuat siswa ragu-ragu, dan dengan demikian mengurangi tenaga dan kecepatannya. Siswa harus dapat membangkitkan dan mengembangkan kepercayaan diri sendiri dan mampu mengatasi ketakutan psikologis tersebut. Ia harus menyadari bahwa  ia harus mempertaruhkan tenaga dan mental yang amat besar , kebulatan tekad dan latihan pemusatan yang dinamis yang merupakan kunci dari latihan-latihan meremukkan atau mematahkan benda-benda keras. Untuk meremukkan atau mematahkanbenda-benda keras , diperlukan prinsip-prinsip sebagai berikut:

  1. Ambil posisi pada jarak yang layak, dan sikap yang menjamin keseimbangan untuk maksud yang satu ini. (biasanya sikal L atau sikap tegap (fixed), dan sikap jalan pada awal gerak memukul. Sikap-sikap ini dipakai bila ingin menghancurkan dengan tangan.
  2. Pusatkan dan bangkitkan segala tenaga pada waktu mengenai sasaran, dipusatkan pada suatu titik diluar objek yang akan diremuk. Jangan membidik dan memukul pada permukaan objek. Pusatkan, bidik , dan pukul pada titik pusat dari objek.
  3. Dalam teknik-teknik meremuk pinggang dikoordinasikan, untuk memungkinkan terputarnya badan lengan sepenuhnya ke arah objek.
  4. Punggung lurus, tumit-tumit dipijakkan dengan kuat.
  5. Keluarkan nafas kuat-kuat pada waktu mengenai sasaran.
  6. Tegangkan bagian yang memukul dan perut pada waktu mengenai sasaran.
  7. Pada teknik meremuk dengan kaki, badan diikut sertakan ke arah objek, dan mamfaatkan sebesar-besarnya daya pegas dari lutut yang tidak menendang.
  8. Tegangkan bagian pemukul dari kaki yang menendang pada waktu mengenai sasaran, dan jaga agar kaki itu terentang lurus.
  9. Arahkan pemusatan pikiran untuk meremuk (pikiran lebih utama dari pada tubuh).


tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Artikel lain Harga Papan Demo Taekwondo Murah